Pura Besakih Karangasem Bali : Pura Terbesar di Pulau Bali




⛩️ Panduan Wisata · Karangasem, Bali

Pura Besakih Bali: Pura Terbesar dan Tersuci di Pulau Dewata

Pura Besakih Bali menjadi pusat kegiatan keagamaan Hindu paling besar di Pulau Dewata, terdiri dari satu pura utama dan 18 pura pendamping yang berdiri megah di lereng Gunung Agung, Karangasem. Sejarah panjang dan arsitektur khas Bali menjadikan kompleks ini layak dikunjungi, baik untuk bersembahyang maupun sekadar menikmati suasana sakralnya.

19 Pura1 utama + 18 pendamping
08.00–17.00jam kunjungan wisata
Karangasemlereng Gunung Agung
Sad Kahyanganpura kahyangan jagat
Pura Besakih Karangasem Bali, kompleks pura terbesar di lereng Gunung Agung
Pura Besakih Bali — kompleks pura terbesar di Pulau Dewata, berdiri di lereng Gunung Agung.
🏛️

Tentang Pura Besakih Bali

Pura Besakih Bali, yang juga dikenal dengan nama Pura Agung Besakih, merupakan pura terbesar yang terletak di Pulau Bali. Kompleks ini memiliki satu pusat pura bernama Pura Penataran Agung Besakih, dikelilingi oleh 18 pura kecil lainnya. Untuk mencapai pura utama, pengunjung harus menaiki anak tangga yang cukup banyak hingga tiba di gerbangnya.

Karena ukurannya yang besar, Pura Besakih menjadi pusat kegiatan keagamaan bagi umat Hindu Bali. Pura Penataran Agung Besakih sendiri memiliki paling banyak pelinggih atau bangunan persembahyangan, menjadikannya titik pusat dari keseluruhan kompleks ini. Pura Besakih juga termasuk salah satu pura kahyangan jagat yang paling disucikan masyarakat Hindu Bali.

📜

Sejarah Singkat Pura Besakih

Dahulu, kawasan Pura Besakih merupakan hutan belantara yang luas sebelum akhirnya dibangun menjadi pura terbesar dan termegah di Bali. Pura ini didirikan oleh Rsi Markandeya, tokoh agama Hindu asal India yang lama menetap di Pulau Jawa. Menurut kisahnya, Rsi Markandeya bertapa di Gunung Hyang (Gunung Dieng, Jawa Tengah) sebelum mendapat wahyu untuk merambah hutan di Pulau Dawa (sebutan lama untuk gabungan Jawa-Bali) dari selatan menuju utara.

Di tempat perambasan hutan tersebut, Rsi Markandeya menanam kendi berisi lima logam suci (Pancadatu: emas, perak, tembaga, besi, dan perunggu) beserta permata Mirahadi. Tempat penanaman kendi inilah yang kemudian disebut Basuki, berarti selamat, karena para pengikut Rsi Markandeya selamat menjalankan tugasnya. Seiring waktu, nama Basuki berubah menjadi Besakih, dan pura yang didirikan di sana pun dinamai Pura Besakih.

Perlu diketahui: pemerintah pernah melakukan revitalisasi besar kawasan suci Besakih (area Manik Mas dan Bencingah) pada 2021–2023 senilai ratusan miliar rupiah, tanpa menyentuh bangunan utama tempat ibadah, dan diresmikan pada Maret 2023.
✨

Daya Tarik Pura Besakih

⛩️

Kompleks 19 Pura

Satu pura utama dikelilingi 18 pura pendamping, menawarkan pemandangan arsitektur Bali yang megah dan berlapis.

🏔️

Panorama Gunung Agung

Lokasinya di lereng Gunung Agung memberikan latar pegunungan yang dramatis sekaligus suasana sejuk.

🛖

Anak Tangga Ikonik

Deretan anak tangga menuju gerbang pura menjadi spot foto populer sekaligus bagian dari pengalaman spiritual.

🕉️

Pusat Kegiatan Keagamaan

Sebagai pura terbesar, Besakih menjadi lokasi berbagai upacara besar umat Hindu Bali sepanjang tahun.

🎫

Jam Buka dan Lokasi Pura Besakih

Jam Wisata: 08.00–17.00 WITA untuk pengunjung umum.
Jam Sembahyang: 24 jam bagi umat Hindu yang ingin beribadah.

Pura Besakih berlokasi di Jl. Gunung Mas, Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali. Selanjutnya, karena berada di lereng Gunung Agung, suhu udara di kawasan ini cenderung sejuk sepanjang hari.

💡

Tips Berkunjung ke Pura Besakih

Kenakan Pakaian Sopan dan Ikuti Pemandu Resmi

Karena merupakan kawasan suci, pengunjung wajib mengenakan kain sarung atau selendang (biasanya tersedia di area parkir) sebelum memasuki kompleks pura. Dengan demikian, hormatilah prosesi keagamaan yang mungkin sedang berlangsung, dan gunakan jasa pemandu resmi setempat untuk menghindari oknum yang menawarkan jasa secara tidak resmi dengan tarif tidak jelas.

🚐

Cara ke Pura Besakih dengan Lintas Nusa

Bagi wisatawan dari luar Bali, Anda bisa memulai perjalanan menuju Pura Besakih dengan naik shuttle travel Lintas Nusa menuju Denpasar/Bali, lalu melanjutkan perjalanan ke kawasan Karangasem. Berikut rute yang tersedia dari dan menuju Bali.

Shuttle Jawa Timur ↔ BaliBerangkat dari Malang atau Surabaya menuju Bali, dan sebaliknya

Dengan demikian, perjalanan dari Malang maupun Surabaya menuju Pura Besakih tidak perlu repot berganti-ganti moda transportasi, karena layanan shuttle door-to-door Lintas Nusa sudah mencakup penyeberangan hingga ke Pulau Dewata.

❓

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Mengapa Pura Besakih disebut pura terbesar di Bali?

Karena kompleksnya terdiri dari satu pura utama, Pura Penataran Agung Besakih, dikelilingi oleh 18 pura pendamping yang lebih kecil, menjadikannya pusat kegiatan keagamaan Hindu Bali paling besar.

Jam berapa Pura Besakih buka untuk wisatawan?

Pura Besakih umumnya dibuka untuk wisatawan pukul 08.00-17.00 WITA, sementara umat Hindu yang ingin bersembahyang bisa berkunjung selama 24 jam.

Dari mana asal nama Besakih?

Nama Besakih berasal dari kata Basuki yang berarti selamat, merujuk pada kisah Rsi Markandeya dan para pengikutnya yang selamat saat merambah hutan di kawasan ini pada masa lampau.

Bagaimana cara menuju Pura Besakih dari Malang atau Surabaya?

Dari Malang atau Surabaya, Anda bisa naik shuttle travel Lintas Nusa jurusan Bali/Denpasar, lalu melanjutkan perjalanan ke kawasan Karangasem.

Singkatnya, perpaduan sejarah panjang, arsitektur megah, dan suasana sakral menjadikan Pura Besakih Bali layak masuk daftar kunjungan wajib saat berlibur ke Pulau Dewata.

Rate this post