Kalau berkunjung ke Jember, rasanya belum lengkap kalau belum mencicipi tape. Kota di ujung timur Jawa Timur ini bahkan punya julukan khusus, yaitu “Kota Tape”, karena produksi dan konsumsi tapenya yang begitu besar dan sudah melekat sebagai identitas daerah sejak puluhan tahun lalu. Bagi masyarakat Jember, tape bukan sekadar camilan, tapi juga bagian dari kebanggaan dan warisan kuliner turun-temurun.
Asal-usul Julukan “Kota Tape”
Julukan Kota Tape bukan tanpa alasan. Jember memiliki kondisi tanah dan iklim yang sangat cocok untuk budidaya singkong berkualitas tinggi, terutama varietas singkong yang empuk dan legit ketika difermentasi. Sejak lama, hampir di setiap sudut kota, mudah ditemukan pedagang tape maupun industri rumahan yang memproduksinya secara turun-temurun. Bahkan bagi banyak masyarakat luar daerah, nama Jember sering langsung diasosiasikan dengan tape sebagai oleh-oleh khasnya, sejajar dengan pisang sale Lumajang atau pia Malang.
Tradisi Kuliner yang Diwariskan Antar Generasi
Banyak usaha tape di Jember dijalankan oleh keluarga yang sudah memproduksinya sejak generasi kakek-nenek. Resep dan teknik fermentasi biasanya dijaga ketat dan diwariskan turun-temurun, sehingga setiap produsen punya ciri khas rasa masing-masing. Industri rumahan ini juga menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal, mulai dari petani singkong, pengepul, hingga pedagang oleh-oleh di berbagai penjuru kota.
Rahasia Kelezatan Tape Jember
Kelezatan tape Jember terletak pada proses fermentasinya yang dijaga secara turun-temurun. Singkong pilihan dikupas, dikukus hingga matang sempurna, lalu diberi ragi tape dengan takaran yang pas sebelum difermentasi selama beberapa hari dalam wadah tertutup rapat. Hasilnya adalah tape dengan tekstur lembut, rasa manis alami yang berpadu dengan sedikit asam segar, serta aroma khas fermentasi yang menggugah selera. Tidak heran jika banyak wisatawan menyebut tape Jember punya cita rasa yang berbeda dibanding tape dari daerah lain.
Kandungan dan Manfaat di Balik Fermentasi
Sebagai makanan hasil fermentasi, tape secara umum dikenal mengandung probiotik alami yang baik untuk pencernaan, selain juga menjadi sumber energi cepat karena kandungan karbohidrat dan gula alaminya. Tentu saja, seperti camilan manis lainnya, tape tetap sebaiknya dikonsumsi secukupnya agar manfaatnya bisa dirasakan secara optimal.
Aneka Olahan Tape Jember yang Wajib Dicoba
Selain dinikmati langsung, tape Jember juga diolah menjadi berbagai camilan dan oleh-oleh kekinian, di antaranya:
- Prol Tape – kue basah berbahan dasar tape yang dipanggang dengan taburan kismis, teksturnya lembut dan legit, jadi salah satu oleh-oleh paling populer.
- Suwar-suwir – camilan manis mirip dodol berbahan tape yang dibungkus kertas warna-warni, jadi oleh-oleh favorit karena tahan lama dan praktis dibawa bepergian jauh.
- Es Tape – minuman segar campuran tape, susu, dan es serut yang cocok dinikmati di siang hari yang terik khas Jember.
- Tape Bakar – tape yang dipanggang hingga karamelisasi gulanya keluar, menghasilkan rasa manis yang lebih pekat dan aroma yang lebih harum.
- Keripik Tape – inovasi camilan kering berbahan tape yang renyah, cocok untuk oleh-oleh dengan masa simpan lebih panjang.
Tempat Membeli Tape Jember
Tape Jember cukup mudah ditemukan di berbagai sentra oleh-oleh di sepanjang jalan utama kota, terutama di kawasan dekat alun-alun dan pusat perbelanjaan oleh-oleh khas Jember. Banyak toko oleh-oleh yang menjual tape segar berdampingan dengan berbagai olahannya seperti prol tape dan suwar-suwir dalam satu tempat, sehingga wisatawan bisa sekaligus berburu semua jenis oleh-oleh khas Jember tanpa harus berpindah-pindah lokasi. Sebagian besar penjual juga menyediakan kemasan khusus yang lebih tahan lama, sehingga aman dibawa untuk perjalanan jauh menuju Surabaya, Malang, atau bahkan hingga ke Bali.
Tips Memilih dan Menyimpan Tape Jember
Agar mendapatkan tape dengan kualitas terbaik, pilih tape yang teksturnya lembut merata, tidak terlalu berair, dan beraroma harum khas fermentasi tanpa bau menyengat. Untuk penyimpanan, tape sebaiknya disimpan di dalam kulkas agar tidak cepat over-fermentasi, dan sebaiknya dikonsumsi dalam waktu 3-5 hari untuk mendapatkan rasa terbaiknya. Jika ingin membawa tape sebagai oleh-oleh perjalanan jauh, pilih kemasan kedap udara dan usahakan tetap dalam suhu sejuk selama di perjalanan.
Momen Terbaik Menikmati Tape Jember
Tape Jember paling nikmat disantap sebagai camilan sore hari, teman minum teh atau kopi, maupun sebagai oleh-oleh saat mudik atau kembali dari perjalanan dinas dan wisata. Tak sedikit juga wisatawan yang sengaja mampir ke Jember hanya untuk berburu tape dan olahannya sebelum melanjutkan perjalanan ke destinasi wisata lain di Jawa Timur maupun Bali.
Nikmati Tape Jember Usai Perjalanan Panjang
Fakta Menarik Seputar Tape Jember
Ada beberapa fakta menarik yang membuat tape Jember istimewa. Pertama, kualitas singkong dari lahan-lahan di Jember disebut-sebut lebih legit dibanding daerah lain karena unsur tanahnya yang subur. Kedua, industri tape di Jember sudah berjalan sejak puluhan tahun dan menjadi salah satu sektor usaha rumahan terbesar di kota ini, melibatkan ribuan pelaku usaha kecil dari hulu ke hilir. Ketiga, tape Jember kerap menjadi buah tangan wajib bagi mahasiswa Universitas Jember yang pulang kampung, sehingga popularitasnya juga ikut menyebar ke berbagai daerah asal mahasiswa di seluruh Indonesia.
Bagi Anda yang datang dari Surabaya atau baru mendarat di Bandara Juanda, perjalanan menuju Jember kini semakin mudah dengan layanan Travel Jember Surabaya Juanda dari Lintas Nusa. Armada nyaman dan jadwal keberangkatan yang fleksibel membuat perjalanan panjang terasa lebih ringan. Setibanya di Jember, sempatkan waktu untuk berburu tape asli beserta aneka olahannya sebagai oleh-oleh khas yang wajib dibawa pulang untuk keluarga dan kerabat di rumah.
Selamat berwisata kuliner di Jember, Kota Tape!