Garuda Wisnu Kencana Bali: Ikon Patung Raksasa Pulau Dewata
Garuda Wisnu Kencana Bali, atau akrab disebut GWK, merupakan taman budaya ikonik yang menampilkan patung Dewa Wisnu menunggangi burung Garuda dengan ukuran raksasa. Terletak di Ungasan, kawasan seluas 240 hektar ini menjadi salah satu landmark paling dikenal di Pulau Dewata.
Makna Nama
Lokasi
Daya Tarik
Fasilitas
Spot Terdekat
Mengapa GWK
Harga Tiket
Tips
Cara ke GWK
FAQ

Tentang Garuda Wisnu Kencana Bali
Garuda Wisnu Kencana, atau yang biasa disingkat GWK, merupakan salah satu tempat wisata paling terkenal di Bali yang ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara hampir setiap harinya. Kawasan ini menggabungkan unsur seni, budaya, dan keindahan alam dalam satu area yang luas, menjadikannya destinasi yang cocok untuk segala usia, mulai dari anak-anak hingga lansia.
Asal mula tempat ini dinamakan Garuda Wisnu Kencana adalah karena di dalam kawasannya terdapat patung Dewa Wisnu mengenakan mahkota berwarna emas sedang menunggangi burung Garuda, dengan ukuran patung yang sangat besar dan megah.
Makna di Balik Nama Garuda Wisnu Kencana
Garuda dalam bahasa Sanskerta berarti seekor burung yang badannya menyerupai manusia, namun memiliki kepala dan kaki seperti burung serta sayap di bagian punggungnya.
Wisnu adalah salah satu dewa dalam agama Hindu yang berperan memelihara dan menjaga seluruh hasil ciptaan Tuhan di alam semesta.
Kencana memiliki arti emas, merujuk pada mahkota keemasan yang dikenakan oleh patung Dewa Wisnu megah di kawasan wisata ini.
Lokasi Garuda Wisnu Kencana
Lokasi GWK Bali berada di Jalan Raya Uluwatu, Desa Ungasan, Kuta Selatan, Kabupaten Badung 80364. Kawasan wisata ini memiliki luas kurang lebih 240 hektar, menjadikannya salah satu destinasi wisata terluas di Bali bagian selatan.
Fasilitas di Kawasan GWK Bali
Sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Bali, GWK dilengkapi berbagai fasilitas modern berikut ini.
- Area parkir yang sangat luas
- Restoran dan foodcourt bercita rasa lokal maupun internasional
- Toko suvenir dan oleh-oleh khas Bali
- Amphitheater untuk pertunjukan budaya
- Jalur pejalan kaki yang teduh dan tertata rapi
- Toilet dan fasilitas umum lengkap
Selain itu, kawasan GWK juga sering dijadikan lokasi penyelenggaraan konser musik internasional maupun acara budaya berskala besar, menjadikannya lebih dari sekadar taman wisata biasa, melainkan pusat kegiatan seni dan hiburan berkelas dunia di Bali.
Spot Wisata Terdekat dari GWK
Pantai Melasti
Tak jauh dari GWK, Pantai Melasti menawarkan air laut jernih dan suasana yang masih asri, cocok untuk melanjutkan perjalanan setelah mengunjungi GWK.
Pantai Pandawa
Pantai dengan tebing kapur dan patung Ksatria Pandawa ini juga berada tidak jauh dari kawasan Ungasan, menjadikannya pilihan populer untuk satu rute wisata.
Uluwatu
Pura Luhur Uluwatu yang terkenal dengan tari Kecak dan pemandangan tebing dramatis juga bisa dijangkau dalam waktu singkat dari GWK.
Tips Berkunjung ke GWK Bali
Agar Liburan Lebih Nyaman
Datanglah sejak sore hari jika ingin menyaksikan sunset dan pertunjukan tari Bali sekaligus, karena suasana GWK pada waktu ini biasanya paling ramai namun juga paling indah. Gunakan alas kaki yang nyaman karena area GWK cukup luas dan membutuhkan banyak berjalan kaki dari satu spot ke spot foto lainnya.
Perlu dicatat, sebaiknya cek jadwal pertunjukan budaya terlebih dahulu sebelum berkunjung agar tidak melewatkan momen tari Kecak maupun atraksi budaya lainnya. Selain itu, bawalah kamera atau ponsel dengan baterai penuh karena banyak spot foto menarik yang sayang untuk dilewatkan.
Mengapa GWK Wajib Dikunjungi?
Garuda Wisnu Kencana bukan sekadar patung raksasa biasa, melainkan simbol kebanggaan seni dan budaya Bali yang membutuhkan waktu puluhan tahun untuk diwujudkan. Proses pembangunannya yang panjang menjadikan GWK sebagai bukti nyata dedikasi seniman Bali terhadap karya seni berskala monumental.
Selanjutnya, lokasi GWK yang berada di atas bukit kapur Ungasan memberikan pemandangan 360 derajat yang menakjubkan, mencakup hamparan laut biru di satu sisi dan perbukitan hijau di sisi lainnya. Kombinasi ini menjadikan GWK sebagai salah satu spot foto terbaik di seluruh Bali.
Umumnya, wisatawan yang berkunjung ke GWK akan menghabiskan waktu setengah hingga satu hari penuh di kawasan ini, mengingat luasnya area serta banyaknya atraksi budaya dan spot foto yang tersedia untuk dijelajahi.
Daya Tarik Wisata Garuda Wisnu Kencana Bali
Garuda Wisnu Kencana memiliki banyak spot yang menjadi daya tarik wisatawan. Berikut beberapa di antaranya.
GWK Culture Park
Spot foto utama dengan patung Garuda Wisnu setinggi sekitar 120 meter, hasil karya pematung ternama I Nyoman Nuarta yang membutuhkan waktu bertahun-tahun lamanya untuk benar-benar diselesaikan secara utuh.
Sunset Memukau
Selain patung raksasa, pengunjung juga bisa menikmati pemandangan matahari terbenam yang indah. Banyak wisatawan mengabadikan momen ini dengan berfoto siluet.
Pertunjukan Tari Bali
Kawasan GWK juga menyuguhkan beragam acara hiburan seperti tari-tarian khas Bali yang bisa disaksikan dari pagi hingga malam hari.
Amphitheater & Galeri Seni
Terdapat pula area amphitheater luas untuk pertunjukan budaya serta galeri seni yang memamerkan berbagai karya dan proses pembuatan patung GWK secara lengkap.
Harga Tiket Masuk GWK Bali
Anda bisa membeli tiket masuk ke Wisata Garuda Wisnu Kencana Bali dengan membayar biaya sebagai berikut.
Perlu diketahui, tarif memasuki area dalam patung ini di luar biaya tiket masuk GWK, jadi pastikan Anda menyiapkan anggaran lebih jika ingin menjelajahi bagian dalam patung raksasa tersebut.
Cara ke Garuda Wisnu Kencana dengan Lintas Nusa
Bagi wisatawan dari luar Bali, perjalanan menuju Garuda Wisnu Kencana bisa dimulai dengan naik shuttle travel Lintas Nusa menuju Denpasar/Bali, lalu dilanjutkan perjalanan ke kawasan Ungasan. Berikut rute yang tersedia dari dan menuju Bali.
Dengan demikian, perjalanan dari Malang maupun Surabaya menuju Garuda Wisnu Kencana Bali tidak perlu repot berganti-ganti moda transportasi, karena layanan shuttle door-to-door Lintas Nusa sudah mencakup penyeberangan hingga ke Pulau Dewata. Saat ini, layanan tersebut juga melayani penjemputan langsung dari alamat Anda, sehingga perjalanan menuju kawasan Ungasan terasa lebih praktis sejak awal keberangkatan hingga tiba di lokasi wisata.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apa arti nama Garuda Wisnu Kencana?
Garuda berarti burung berbadan manusia dengan kepala dan sayap burung dalam mitologi Hindu, Wisnu adalah dewa pemelihara, dan Kencana berarti emas, merujuk pada mahkota emas yang dikenakan patung Dewa Wisnu.
Berapa harga tiket masuk GWK Bali?
Tiket masuk Garuda Wisnu Kencana Rp125.000 per orang untuk berkeliling kawasan, dengan biaya tambahan Rp200.000 per orang jika ingin masuk ke area dalam patung.
Di mana lokasi Garuda Wisnu Kencana?
GWK Bali berlokasi di Jalan Raya Uluwatu, Desa Ungasan, Kuta Selatan, Kabupaten Badung 80364, dengan luas kawasan sekitar 240 hektar, salah satu kawasan wisata terluas di Bali selatan.
Siapa pematung Garuda Wisnu Kencana?
Patung GWK dibangun dan diukir oleh pematung ternama asal Bali, I Nyoman Nuarta, dengan tinggi patung mencapai sekitar 120 meter menjadikannya salah satu patung tertinggi di dunia.
Bagaimana cara menuju GWK dari Malang atau Surabaya?
Dari Malang atau Surabaya, Anda bisa naik shuttle travel Lintas Nusa jurusan Bali/Denpasar, lalu melanjutkan perjalanan ke kawasan Ungasan.
Sudah tertarik dengan Wisata Garuda Wisnu Kencana Bali? Yuk ajak keluarga dan orang tersayang Anda berlibur ke GWK sekarang juga, dan saksikan sendiri kemegahan patung ikonik Pulau Dewata yang satu ini.
