Wisata Monumen Kapal Selam Surabaya

Surabaya tak hanya dikenal sebagai kota pahlawan, Namun juga dikenal dengan pusat peradaban maritim Indonesia Timur dan oeh karenanya, Surabaya memiliki beberapa destinasi yang berhubungan dengan kelautan, salah satunya yaitu Monumen Kapal Selam (Monkasel). Monumen ini didirikan untuk mengingatkan akan kebesaran Indonesia sebagai negara kepulauan yang terdiri atas 17.000 pulau dan dua per tiga wilayah adalah samudra, identitas sebagai negara Bahari tentu adalah hal yang melekat di negara ini.

Kapal yang dipilih untuk djadikan monumen adalah kapal yang pernah terlibat dalam konflik bersenjata nyata. Konflik dalam upaya mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia. Dalam hal ini konflik dengan Armada Belanda dalam operasi Trikora perebutan Irian Barat.

Jam Buka Monumen Kapal Selam
Monumen kapal selam Surabaya pada hari Senin-Jumat buka mulai jam 08.00 sampai jam 20.00. Hari Sabtu-Minggu buka mulai jam 08.00 sampai jam 21.00.

Lokasi Dan Tiket Masuk
Monumen ini berlokasi di Jl. Pemuda No. 39, Embong Kaliasin Kecamatan Genteng. Atau lebih tepatnya berada di sebelah Plaza Surabaya dan di tepi Kali Mas. Kita bisa memasuki monumen ini dengan membayar tiket sebesar Rp15.000 rupiah per orang.

Jalan-Jalan di Halaman Monkasel
Di halaman Monkasel ini kita bisa membaca papan keterangan yang tertera di depan Kapal Selam berisi data-data serta keterangan lengkap mengenai kapal selam. Hal ini dapat membantu kita untuk lebih banyak tau tentang monumen ini.

Isi Kapal Selam yang Menakjubkan
Kapal selam yang ada di sini bernama Pasopati dengan nomor lambung 410. Di dalamnya banyak sekali ruangan-ruangan yang bisa dijelajahi. Seperti ruangan berisi torpedo bagian depan. Torpedo ini berfungsi sebagai alat persenjataan dari kapal selam saat ada musuh yang menyerang. Lalu, ada juga ruangan khusus komandan kapal selam. Di sana, terdapat beberapa pajangan foto-foto komandan yang pernah memimpin kapal selam Pasopati 410. Selain itu, ada juga barak yang merupakan tempat tidur komandan dan awak kapal lainnya. Tak hanya itu, di ruangan ketiga, kita akan menemui peralatan kendali. Mulai dari kendali arah, kecepatan, dan pengendali lainnya. Kemudian, ada juga sebuah alat pengintai untuk melihat keadaan di permukaan air laut. Di bagian setelah ruang kendali kapal selam, kita akan menemukan ruangan dengan banyak sekali barak bertingkat di sisi kanan dan kirinya. Ruangan ini adalah tempat khusus anak buah kapal atau biasa disebut ABK. Lalu di ruang kelima kita bisa menemukan ruang mesin. Di sini kita juga bisa menemukan beberapa peralatan kelistrikan yang mengatur seluruh kapal selam. Kemudian di ruangan terakhir, kalian bisa menemukan torpedo buritan yang berada di bagian ekor kapal selam. Fungsinya sama dengan torpedo yang ada di bagian depan, yaitu senjata untuk menghalau musuh.

Menyaksikan Video Dokumenter
Film dokumenter Video Rama menyajikan film sinematik dan dilengkapi sistem suara stereo akan membawa imajinasi anda menyatu dengan film mengenai Kapal Selam KRI Pasopati 410 saat menjalankan tugasnya.

Nah itulah beberapa informasi mengenai Monumen Kapal Selam Surabaya. Disini anda bisa berwisata sambil belajar dan menambah wawasan kemartiman serta sejarah.

Rate this post