Wisata Lumajang Danau kecil yang tenang di balik Desa Ranu Pani, tempat favorit berkemah tanpa harus mendaki jauh. Ini tarif resmi dan aturan yang berlaku. Kemah tepi danauKawasan TNBTS±15 menit dari Ranu PaniUdara dingin Dekat Desa Ranu Pani, Kec. Senduro, Lumajang (kawasan TNBTS) Wisnus Rp24.000 (hari kerja) / Rp34.000 (libur); kemah Rp29.000 / Rp39.000 Kunjungan harian dan kemah maksimal 2 hari 1 malam Musim kemarau (sekitar April–Oktober), hindari libur panjang Tidak semua orang punya waktu dan tenaga untuk mendaki ke Ranu Kumbolo. Untungnya, di dekat Desa Ranu Pani ada Ranu Regulo, danau kecil yang tenang dan sejuk, yang bisa dicapai dengan jalan kaki singkat. Di tepinya, Anda bisa mendirikan tenda, menyeduh kopi di pagi berkabut, dan merasakan suasana pegunungan Tengger tanpa trekking berjam-jam. Ranu Regulo juga punya keuntungan lain: tempat ini tetap dibuka ketika jalur pendakian Semeru ditutup. Panduan berikut merangkum tarif resmi, aturan dari Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), rute, serta tips agar kemah Anda nyaman dan aman. Ranu Regulo adalah danau di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), tidak jauh dari Desa Ranu Pani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Desa Ranu Pani sendiri berada di ketinggian sekitar 2.100 meter di atas permukaan laut dan dikenal sebagai gerbang pendakian Gunung Semeru. Beritajatim menyebut Ranu Regulo dapat dicapai sekitar 15 menit berjalan kaki dari Ranu Pani. Meski dekat, suasananya jauh lebih sepi dibanding area permukiman, karena danau dikelilingi bukit dan hutan. Popularitas Ranu Regulo naik pesat setelah dibuka kembali untuk umum. Merdeka mencatat 26.134 wisatawan mengunjungi Ranu Regulo dalam lima bulan pada 2025, dengan puncak kunjungan pada Juli. Karena berada di kawasan konservasi, pengelolaannya mengikuti aturan BB TNBTS, termasuk kuota harian dan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Inilah aktivitas utama. Anda bisa berkemah maksimal dua hari satu malam. Malam di Ranu Regulo sangat dingin, tetapi langit cerah sering memperlihatkan bintang yang melimpah. Pagi hari adalah momen paling istimewa. Kabut tipis melayang di atas permukaan air, matahari pelan-pelan menembus bukit, dan suasana masih sangat hening. Sebelum atau sesudah ke Ranu Regulo, Anda bisa berjalan di sekitar Desa Ranu Pani, melihat ladang sayur warga Tengger, dan menikmati danau Ranu Pani yang berada di dekat permukiman. Ranu Pani adalah desa masyarakat Tengger. Bersikaplah sopan, minta izin ketika memotret warga, dan hormati kegiatan adat. Untuk menghormati Hari Raya Karo, misalnya, BB TNBTS pernah menutup jalur pendakian Semeru selama 12 hari pada Agustus 2026, tetapi Ranu Regulo tetap dibuka. Bagi pendaki yang batal ke Ranu Kumbolo karena penutupan jalur, Ranu Regulo sering menjadi pilihan pengganti untuk tetap merasakan suasana kemah di kawasan Semeru. Ranu Regulo cocok untuk pemula yang ingin mencoba berkemah di ketinggian, keluarga dengan anak yang sudah tahan udara dingin, dan pendaki yang ingin suasana Semeru tanpa pendakian panjang. Karena jalannya dekat dari desa, logistik juga lebih mudah dibanding kemah di jalur pendakian. Namun suhu malam yang sangat rendah perlu diperhitungkan. Bagi bayi, lansia, atau orang dengan kondisi kesehatan tertentu, kunjungan siang hari tanpa menginap mungkin pilihan yang lebih bijak. Akses menuju Ranu Pani bisa dari dua arah: Dari Desa Ranu Pani, lanjutkan berjalan kaki sekitar 15 menit menuju Ranu Regulo. Jalan pegunungan menuju Ranu Pani menanjak dan berkelok, jadi gunakan kendaraan yang prima dan hindari berkendara malam bila belum mengenal jalurnya. Jika Anda datang dari Surabaya atau Bandara Juanda, transit di Malang atau Lumajang terlebih dahulu akan membuat perjalanan ke Ranu Pani jauh lebih nyaman. Sejak 30 Oktober 2024, tarif masuk Ranu Regulo mengikuti PP Nomor 36 Tahun 2024 berdasarkan surat pengumuman BB TNBTS. Tarif sudah termasuk asuransi (Rp4.000 untuk wisatawan nusantara, Rp5.000 untuk mancanegara). Untuk kemah dua hari, media menyebut paket dua hari kerja Rp54.000 (Liputan6, Okezone) atau Rp49.000 (Merdeka, 2025), serta sekitar Rp59.000–Rp64.000 untuk kombinasi hari kerja dan hari libur. Angka paket dua hari ini belum seragam; tanyakan rincian di loket. Informasi dicek 14 Oktober 2026. Pada pembukaan kembali Februari 2025, BB TNBTS menyebut tiket dibeli langsung di kantor Resort Pengelolaan Taman Nasional (PTN) wilayah Ranu Pani, dengan kuota maksimal 300 orang per hari. Kebijakan kuota dan cara pembelian bisa berubah, jadi pantau akun resmi BB TNBTS. Untuk dua orang wisatawan nusantara yang berkemah dua hari kerja, biaya tiket sekitar Rp98.000–Rp108.000 berdasarkan paket Rp49.000 atau Rp54.000 per orang. Jika menyewa tenda dan sleeping bag di kota, tambahkan biaya sewa sesuai penyedia. Siapkan juga anggaran makan, bahan bakar, dan sewa jip bila berangkat dari Tumpang. Ranu Regulo menerima kunjungan harian dan kemah dengan durasi maksimal dua hari satu malam. Jam layanan loket sebaiknya dikonfirmasi ke petugas resort di Ranu Pani. Waktu terbaik adalah musim kemarau, kira-kira April hingga Oktober, ketika peluang cuaca cerah lebih tinggi. Namun suhu malam di musim kemarau justru bisa sangat dingin. Hindari akhir pekan panjang jika ingin suasana lebih sepi dan kuota tidak penuh. Fasilitas di tepi danau terbatas. Siapkan perlengkapan kemah lengkap, atau gunakan jasa penyewaan alat kemah di Malang maupun Lumajang sebelum berangkat. Kesalahan yang paling sering terjadi adalah meremehkan suhu malam. Banyak pengunjung hanya membawa jaket biasa lalu kesulitan tidur karena kedinginan. Kesalahan lain adalah datang di akhir pekan panjang tanpa rencana cadangan, padahal kuota harian bisa penuh. Jangan pula menyalakan api unggun; larangan api di kawasan TNBTS berlaku tegas, apalagi setelah kebakaran hutan di sekitar jalur Semeru pada Agustus 2026. Untuk daftar lengkap destinasi wisata Lumajang lainnya, lihat Destinasi Wisata Lumajang. Ranu Regulo adalah pilihan tepat bagi siapa saja yang ingin merasakan suasana kemah di kawasan Semeru tanpa pendakian panjang. Tarifnya jelas karena mengikuti PP 36/2024, jaraknya dekat dari Ranu Pani, dan suasananya tenang. Persiapkan perlengkapan hangat, patuhi larangan api, dan selalu cek pengumuman BB TNBTS. Siapkan akhir pekan di Ranu Regulo dan nikmati pagi berkabut di gerbang Semeru. Dari Surabaya, Malang, atau Bandara Juanda, travel door to door Lintas Nusa siap mengantar Anda ke Lumajang sebagai titik awal perjalanan. Di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, dekat Desa Ranu Pani, Kecamatan Senduro, Lumajang, sekitar 15 menit berjalan kaki dari Ranu Pani. Wisatawan nusantara Rp24.000 (hari kerja) dan Rp34.000 (hari libur) untuk kunjungan, serta Rp29.000 dan Rp39.000 per hari untuk berkemah, sesuai PP 36/2024. Ya. BB TNBTS menyatakan Ranu Regulo tetap dibuka saat jalur pendakian Semeru ditutup karena kebakaran Agustus 2026 maupun saat Hari Raya Karo. Maksimal dua hari satu malam. Tidak. BB TNBTS melarang api unggun, kembang api, flare, dan membakar sampah untuk mencegah kebakaran hutan. Cocok, karena jalannya dekat dari Ranu Pani. Pastikan anak membawa pakaian sangat hangat karena suhu malam bisa sangat dingin. Musim kemarau sekitar April–Oktober, di luar akhir pekan panjang.Ranu Regulo Lumajang: Danau Sunyi untuk Berkemah di Gerbang Semeru
Mengenal Ranu Regulo

Daya Tarik dan Aktivitas di Ranu Regulo
Berkemah di tepi danau
Menikmati pagi berkabut
Jalan santai di sekitar Ranu Pani
Mengenal kehidupan masyarakat Tengger
Alternatif saat Ranu Kumbolo ditutup
Cocok untuk Siapa?
Lokasi dan Cara Menuju Ranu Regulo
Asal Rute umum Catatan Kota Malang Malang – Tumpang – Gubugklakah – Ngadas – Jemplang – Ranu Pani Jalan menuju Ranu Pani sudah beraspal; banyak yang menyewa jip dari Tumpang Kota Lumajang Lumajang – Senduro – Ranu Pani Jalur Senduro adalah akses utama dari sisi Lumajang Harga Tiket Masuk dan Biaya Kemah Ranu Regulo
Kategori Hari kerja Hari libur Kunjungan, wisatawan nusantara Rp24.000/orang/hari Rp34.000/orang/hari Berkemah, wisatawan nusantara Rp29.000/orang/hari Rp39.000/orang/hari Kunjungan, wisatawan mancanegara Rp205.000/orang/hari Rp205.000/orang/hari Berkemah, wisatawan mancanegara Rp210.000/orang/hari Rp210.000/orang/hari Simulasi anggaran kemah dua hari
Jam Operasional dan Waktu Terbaik Berkunjung
Fasilitas yang Tersedia
Tips Berkemah di Ranu Regulo
Checklist perlengkapan kemah
Kesalahan yang sebaiknya dihindari

Destinasi Wisata Terdekat
Rekomendasi Itinerary Kemah Dua Hari Satu Malam
Waktu Kegiatan Hari 1, 08.00 Berangkat dari Malang atau Lumajang 11.00 Tiba di Ranu Pani, registrasi dan beli tiket di resort 12.00 Jalan kaki ke Ranu Regulo, mendirikan tenda 15.00 Berjalan santai di sekitar Desa Ranu Pani 18.00 Makan malam dan menikmati langit malam Hari 2, 05.00 Menikmati kabut pagi di tepi danau 08.00 Sarapan, membongkar tenda, membersihkan area 10.00 Kembali ke Ranu Pani dan perjalanan pulang Kesimpulan
FAQ Seputar Ranu Regulo
Di mana lokasi Ranu Regulo?
Berapa harga tiket Ranu Regulo 2026?
Apakah Ranu Regulo buka saat pendakian Semeru ditutup?
Berapa lama boleh berkemah di Ranu Regulo?
Apakah boleh membuat api unggun di Ranu Regulo?
Apakah Ranu Regulo cocok untuk keluarga?
Kapan waktu terbaik berkemah di Ranu Regulo?
Rute Travel ke Lumajang
Sumber referensi
Lokasi
Tiket
Jam buka
Waktu terbaik
Status terbaru (14 Oktober 2026). Ranu Regulo dipastikan tetap dibuka saat jalur pendakian Semeru ditutup total karena kebakaran di Blok Ranu Kembang sejak 26 Agustus 2026. BB TNBTS melarang aktivitas yang bisa memicu api, termasuk api unggun, kembang api, flare, dan membakar sampah. Cek pengumuman resmi BB TNBTS sebelum berangkat.
Berangkat dari Surabaya atau Malang?Travel door to door Lintas Nusa menjemput Anda di alamat dan mengantar langsung ke Lumajang.
Turun di Bandara Juanda?Lanjutkan perjalanan ke Lumajang tanpa repot ganti kendaraan.
Travel Lumajang Surabaya Travel Surabaya Lumajang Travel Lumajang Malang Travel Malang Lumajang Travel Lumajang Juanda Travel Juanda Lumajang
