Monumen Jalesveva Jayamahe: Ikon Maritim Kota Surabaya
Monumen Jalesveva Jayamahe adalah patung perwira TNI AL raksasa yang berdiri gagah di kawasan Koarmatim Ujung, Surabaya, menjadi simbol kejayaan maritim dan kebanggaan Indonesia sebagai negara bahari.

Tentang Monumen Jalesveva Jayamahe
Monumen ini, yang akrab disapa warga lokal dengan sebutan Monjaya, terletak di Monumen Armada Timur, Ujung, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya. Monumen ini menggambarkan sosok perwira TNI Angkatan Laut mengenakan baju seremonial lengkap dengan pedang, berdiri menatap jauh ke laut seolah siap menerjang ombak dan badai di lautan. Nama “Jalesveva Jayamahe” sendiri berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti “di laut kita jaya”, semboyan resmi TNI Angkatan Laut.
Monumen ini dibangun atas gagasan bahwa kemajuan suatu bangsa seharusnya berpatokan pada sejarah — bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Sebagai salah satu monumen termegah di Indonesia Timur, Monjaya menjadi penanda sekaligus mercusuar bagi kapal-kapal yang berlayar di sekitar perairan Surabaya.
Fakta Menarik Monumen Jalesveva Jayamahe
Tinggi 60,6 Meter
Tinggi total monumen 60,6 meter, dengan patung perwira setinggi sekitar 30,6 meter berdiri di atas gedung bundar setinggi kurang lebih 30 meter.
Dirancang I Nyoman Nuarta
Monumen ini dirancang oleh pematung ternama I Nyoman Nuarta dan pembangunannya dilanjutkan oleh Laksamana TNI Muhammad Arifin.
Berfungsi Sebagai Mercusuar
Selain sebagai monumen, bangunan ini juga berfungsi sebagai mercusuar yang membantu navigasi kapal di perairan sekitar Tanjung Perak.
Makna Filosofis
Patung ini melambangkan kesiapan TNI AL menjaga kedaulatan laut serta optimisme generasi penerus bangsa meraih cita-cita Indonesia.
Museum Pusat TNI AL di Kawasan yang Sama
Lokasi Monjaya
Monumen ini berlokasi di dalam kawasan Komando Armada II (Koarmatim) TNI AL, Ujung, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, Jawa Timur 60155. Rute darat yang umum ditempuh adalah melalui Jl. Perak Timur menuju Jembatan Petekan, lalu melanjutkan lewat Jl. Sidotopo hingga menemukan gerbang masuk kawasan monumen.
Jam Buka dan Tiket Masuk
Senin-Jumat, pukul 07.00-15.00 WIB. Tutup Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional.
Gratis / tanpa biaya untuk mengunjungi dan memotret area monumen.
Karena lokasinya berada di area militer, jam dan aturan kunjungan bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan Koarmatim — sebaiknya konfirmasi ulang sebelum datang, terutama jika membawa rombongan besar.
Cara ke Monumen Jalesveva Jayamahe dengan Lintas Nusa
Datang dari luar kota? Lintas Nusa melayani travel door-to-door menuju Surabaya dari berbagai kota, sehingga perjalananmu ke sana lebih mudah dan nyaman.
FAQ Monumen Jalesveva Jayamahe
Berapa tinggi Monumen Jalesveva Jayamahe?
Monumen Jalesveva Jayamahe memiliki tinggi total 60,6 meter, dengan tinggi patung perwira TNI AL sekitar 30,6 meter yang berdiri di atas gedung bundar setinggi kurang lebih 30 meter.
Apakah Monumen Jalesveva Jayamahe gratis untuk dikunjungi?
Ya, mengunjungi dan memotret Monumen Jalesveva Jayamahe dari area publik tidak dipungut biaya alias gratis.
Kapan Monjaya buka untuk umum?
Monumen ini bisa dikunjungi Senin-Jumat pukul 07.00-15.00 WIB, dan tutup pada Sabtu, Minggu, serta hari libur nasional.
Siapa yang merancang Monjaya?
Monumen ini dirancang oleh pematung I Nyoman Nuarta dan pembangunannya dilanjutkan oleh Laksamana TNI Muhammad Arifin.
Bagaimana cara menuju ke sana dari luar kota?
Dari luar kota, kamu bisa menggunakan layanan travel door-to-door Lintas Nusa, misalnya dari Jember, Bali, Banyuwangi, atau Kediri, lalu melanjutkan perjalanan darat ke kawasan Ujung, Semampir.
Monjaya adalah bukti nyata kebanggaan Indonesia sebagai negara maritim sekaligus spot foto ikonik di Surabaya. Cocok dipadukan dengan kunjungan ke Museum Pusat TNI AL di sebelahnya untuk pengalaman wisata sejarah yang lebih lengkap. Agar perjalananmu ke Surabaya lebih nyaman, percayakan transportasinya pada layanan Travel Surabaya Lintas Nusa.